La Tahzan, Jangan Bersedih...

27 July 20090 comments

Sebuah karya fenomenal dari DR. 'Aidh Al-Qarni, tentang petunjuk cara hidup (self help) yang mengajak kita untuk menikmati hidup dan mengubur dalam-dalam perasaan sedih dan cemas. Berbeda dengan buku-buku self help ala chicken soup, La Tahzan tidak hanya menekankan untuk meraih kebahagiaan duniawi saja tetapi juga ukhrawi. Buku ini terasa semakin mantap karena ditulis tidak hanya berdasarkan penalaran dan pengalaman Al-Qarni sendiri, tetapi juga mengambil pelajaran-pelajaran dari Al-Qur’an serta syair-syair yang menyentuh kalbu.

Semua orang pasti mengalami musibah, masalah, cobaan dan bencana dengan berbagai macam bentuk dan tingkat kesulitan dalam menghadapinya. Itu semua adalah sebuah keniscayaan yang tetap akan terjadi ketika Allah telah menuliskannya pada lembaran sejarah hidup kita. Sehingga ketika menghadapinya kita tak perlu gundah dan bersedih karena toh tetap akan terjadi, kesedihan hanya akan menambah berat musibah yang sedang kita hadapi. Al-Qarni menyebutkan bahwa syaraf-syaraf akan tetap tegang, kegundahan jiwa tak akan reda, dan kecemasan di dada tak akan pernah sirna, sebelum kita benar-benar beriman terhadap qadha’ dan qadar. Yakinlah bahwa Allah selalu memberi yang terbaik buat kita meskipun pada saat kita menjalaninya terasa begitu berat, di setiap musibah pasti ada pelajaran yang berharga selain juga sarana penghapus dosa bila kita berhasil menyikapinya dengan sabar, dan semua pasti ada jalan keluarnya, maka mintalah pertolongan hanya kepada-NYA. Syukurilah segala nikmat yang telah dikaruniakan oleh Allah, nikmat yang sering kali tidak kita sadari sebelum merasakan susahnya ketika nikmat itu dicabut atau diambil untuk sementara waktu.

Al-Qarni mengajak kita untuk melupakan masa lalu bila hanya membuat kita bersedih, cukuplah masa lalu itu diambil pelajarannya lalu berkas-berkas masa lalu itu ditutup rapat-rapat lalu disimpan dalam ruang "penglupaan", diikat dengan tali yang kuat dalam penjara "pengacuhan" selamanya. Bersedih dan menyesali masa lalu itu tindakan bodoh, karena bersedih ataupun tidak, masa lalu itu tidak akan kembali, tidak juga bisa diubah, menyesalinya hanya akan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi.

Selain memberi nasihat-nasihat yang menyegarkan bathin kita dalam kehidupan pribadi, Al-Qarni juga memberikan tips-tips sederhana dalam berhubungan dengan orang lain, seperti bagaimana menyikapi kritik atau gunjingan, menyikapi perbedaan, sikap peduli terhadap orang lain dan sebagainya. La Tahzan cukup lengkap dalam memberikan pemahaman-pemahaman yang mengajak kita untuk bersikap optimis menghadapi hidup dan melupakan kesedihan, di susun dengan bahasa yang sederhana dan mudah dicerna sehingga memudahkan kita untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Tersenyumlah dan nikmati hari anda.

Untuk Mendownload eBooknya
Share this article :

Post a Comment

 
Copyright © 2013. diditpurnama - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger